Breaking News
Jogja News hadir untuk memberikan informasi terpercaya seputar event terkini, kuliner legendaris, destinasi wisata populer, serta isu sosial yang sedang hangat dibicarakan
Indosat Indosat Indosat

Kota Tangerang Buktikan Komitmen: Angka Stunting Turun Drastis, Kolaborasi Jadi Kunci

Indosat

Kota Tangerang Buktikan Komitmen: Angka Stunting Turun Drastis, Kolaborasi Jadi Kunci

Kota Tangerang mencatatkan prestasi membanggakan dalam upaya menurunkan angka stunting. Dalam ajang Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025, yang digelar di Kantor Bappeda Provinsi Banten pada Selasa (24/6/2025), Wali Kota Tangerang, Sachrudin, memaparkan capaian luar biasa yang berhasil diraih oleh daerahnya.

Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Kota Tangerang turun drastis dari 17,6% menjadi 11,2%. Bahkan, melalui sistem pemantauan elektronik e-PPGBM, angkanya tercatat lebih rendah lagi, yaitu 4,9%. Capaian ini merupakan hasil nyata dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak di Kota Tangerang.

Indosat

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil nyata kerja kolaboratif kita semua. Ini bukan hanya kerja pemerintah, tapi buah dari sinergi bersama lintas sektor, dari tingkat kota hingga masyarakat,” ujar Sachrudin dengan penuh rasa syukur.

Pemerintah kota menggerakkan lebih dari 5.500 kader, 2.200 Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta 34 rumah sakit rujukan untuk memastikan layanan kesehatan anak berjalan optimal.

Sachrudin menegaskan bahwa semangat kolaborasi di lapangan menjadi faktor utama kesuksesan ini. Bukan hanya pertemuan formal, tetapi juga melalui pendekatan inovatif seperti kegiatan “Ngopi” atau Ngobrol Pintar yang memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga, mulai dari tingkat kelurahan hingga OPD.

Pemkab Tangerang Komitmen Tekan Angka Stunting

Baca Juga: Kejari Serang Tidak Ajukan Banding atas Vonis Dua Terdakwa Korupsi Bantuan Sapi

“Kami ingin semangat gotong royong ini terus tumbuh. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa ciptakan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” katanya.

Dalam mendukung era digital, Pemkot Tangerang juga mengembangkan aplikasi SIDATA, yang memungkinkan pemantauan tumbuh kembang balita secara real-time dan terintegrasi. Dengan Apresiasi pun datang dari Tim Penilai Provinsi Banten. Haris Efendi dari DP3AKKB memberikan pujian terhadap pelaksanaan rembuk stunting yang merata hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Rembuk stunting yang dilakukan Kota Tangerang sangat komprehensif dan layak dijadikan contoh bagi daerah lain. Kami berharap hasil dari proses ini dapat menjadi pembelajaran bersama,” ujarnya.

Keberhasilan Kota Tangerang menjadi bukti bahwa kerja kolaboratif dan inovatif bisa menghasilkan perubahan besar.

Indosat